SLB Karnnamanohara Mengadakan Outbond

Outbond bukan barang baru bagi guru dan anak-anak Karnnamanohara. Sejak empat tahun yang lalu Sekolah Khusus tunarungu Karnnamanohara telah melaksanakan kegiatan outbond. Namun demikian mesekipun bukan barang baru tetapi para guru dan anak tetap heboh untuk mempersiapkannya. Tentunya selain ingin kegiatan lebih sukses dari tiga tahun yang lalu, juga adanya evaluasi dan penambahan jenis mainan yang diadakan.

 Persiapan panitia yang dikepalai oleh bu Ifa dengan jumlah pasukan 25 orang cukup tangkas memilih dan memilah kegiatan dan perlengkapan. Padahal pasukan panitia ini harus membuat 3 pola kegiatan. Satu untuk kelompok satuan siswa kelas dasar. Satu kelompok untuk satuan Taman Kanak-Kanak. Satu kelompok untuk satuan kelas Latihan (Play Group).

Outbond dilaksanakan pada tanggal 18-19 Maret 2008 di desa Sambi, Pakem, Jl. Kaliurang km 19.5. selama dua hari. Desa wisata Sambi yang berada di kaki lereng gunung merapi sudah barang tentu memiliki udara yang sejuk, dan di musim hujan sekarang ini udara bukan saja sejuk, tetapi juga sangat dingin.

Bagi anak-anak (usia 2 th sd. 12 tahun) hujan yang membuat badan menggigil, dan bibir membiru akibat kedinginan bukan halangan untuk berhenti beraktivitas. Susur sungai, meniti jembatan dan menangkap ikan yang kegiatannya di dalam air,  malah pos kegiatan yang sangat ditunggu dan ditunggu. Mereka walaupun tunarungu, tetapi saat kegiatan berproses suara teriakan dan gelak tawa serta seruan-seruan dan jeritan manja dan ketakutan meluncur deras dari mulut-mulut mungil nan ceria. Para orangtua yang menyaksikan kegembiaraan anak-anak mereka tak henti-hentinya menatap mereka. Mereka lupa, bahwa anak-anak mereka tunrungu. Himpitan perasaan yang bercampur dengan kekhawatiran seakan tersapu badai sukacita. Mereka anak-anak yang sesungguhnya. Mereka tak lagi diratapi dengan kekurangannya. Mereka adalah anak-anak yang memiliki hidup dengan dunianya.

 upacara pembukaan      Upacara Pembukaan Outbond

Sejak pukul 08.00 mereka sudah mulai kegiatan. Tidak henti-hentinya mereka berputar bergantian pos bersama kelompoknya ( kegiatan outbond dilaksanakan dengan cara pos-perpos). Pukul 11.30 pakaian anak-anak sudah tidak ada yang kering dan bersih. Selain hujan memang mengguyur arena juga karena anak-anak sengaja membasahi pakaiannya disaat ada kesempatan jatuh ke kolam atau pura-pura terpeleset saat berlari menuju pos. Dasar anak-anak. Hujan sedang deras-derasnya tertumpah dari atap langit, anak-anak bagaikan kesetanan. Permainan spontan mereka ciptakan. Sorak-sorai di lembah menggaung ke angkasa. Suara-suara penghuni hati yang senantiasa dirundung sunyi (karena mereka tunarungu) beruabah menjadi anak-anak yang lincah selincahnya. Waktu bagi mereka saat itu tak lagi membuat batas. Keadaan tak lagi menghalang. Mereka bebas. Mereka hidup. Mereka memiliki dunia. Hari Selasa sudah diujung petang. Ketika mereka beranjak dari lembah Ledok Sambi menuju ke home stay persis di atas lembah. Tubuh-tubuh keceriaan berganti dengan sosok yang kelaparan. Mereka diingatkan untuk membersihkan badan dan berganti pakaian. Di dapur sudah tersedia teh panas dan mie instan panas yang diolah oleh para bakti sebagaian orangtua yang spontan membantu keadaan itu. Suasana makan dan minum memang sedikit tertib, namun mereka pun masih disongsong dengan acara jurit malam selepas makan malam dan shalat isya.

 ffox.jpg   bola.jpg  river.jpg

Playing port (meluncur) dari ketinggian dengan menggunakan tali yang direntangkan dari atas pohon melintasi kolam dan sunagi tidak membuat hati mereka ciut dan getir. Mereka seolah berlomba pamer keberanian di depan mata para orangtuanya. Bukan hanya sekali saja mereka mencoba, tetapi berulang kali mereka mencoba. Wajah tegang dan tubuh ketakutan tak tergambar. Mereka bahkan tak bisa berhenti terus meminta untuk mengulang kesempatan.

 papan.jpg     ikan.jpg     sungai.jpg

Outbond memang salah satu suasana yang diterapkan sekolah Karnnamanohara sebagai arena kolaburasi dan konfirmasi dari bidang-bidang akademis yang mereka pelajari di sekolah. Mata pelajaran PPKn mengingin anak-anak mempunyai sikap gotong-royong, tanggung jawab, tepaselero, teliti dan tekun serta disiplin. Dikolabuasikan dan dikonfirmasikan sikapnya dengan beberapa permainan dalam pos. Seperti menutup lubang tabung pralon. Sabar dan teliti dalam mengatur emosi dan keinginan diri, dikolaburasikan dan dikonfirmasikan dengan permaianan meniti jembatan kecil diantara tugu-tugu mungil di tengah kolam. Begitu juga dengan bidang akademis lainnya mempunyai tempat dan kesempatan yang seimbang dalam jenis permaianan yang berbeda-beda tentunya.

 cook.jpg      pagi.jpg  rame.jpg

Kegiatan aoutbonnd menjadi kegiatan rutin tahunan di SLB B Karnnamanohara. Biayanya dari dukungan para orangtua dan juga bantuan dari pemerintah yang dititipkan ke sekolah lewat subsidi beasiswa. Untuk itu kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan propinsi daerah Istimewa Ygyakarta yang telah menyalurkan bantuan-bantuan kepada SLB B Karnnamanohara selama ini.

4 comments on “SLB Karnnamanohara Mengadakan Outbond

  1. helooo,, how are you?
    anak2 73 muridnya.. dan guru 41 orang..
    dulu aku udah pernah skul SLB-B KARNNAMANOHARA ya..
    dulu maw pindah skul lainnya..
    aku skul SCHOOL JAKARTA..tp normalku.
    aku bisa bicara cepat.
    skul pindah k jakarta.
    tau aku rhema skul SLB KARNNAMNOHARA ya.
    bagaimana anak2nya belajar?
    aku asal skul SLB DENA UPAKARA WONOSOBO , SLB NEGERI 3 YOGYAKARTA, dan SLB KARNNAMANOHARA..
    ADA atik,prita,nando,huda,devi, bagas, eva,dan lainnya TKLB.
    THANKS YOU..
    ini nomer hp rhema 085743762222 ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s